Sekretaris Komisi II DPRD Natuna Minta KKP Terus Lakukan Pengawasan Dilaut 

Natuna (Ekspres.id) – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Natuna, Azi mengatakan, selama ini nelayan Natuna sudah berkali-kali menyampaikan keluhan terkait pelanggaran di perairan Natuna.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Natuna ini, yang dikeluhkan nelayan Natuna adalah jalur atau wilayah tangkapan.

“Masalah jalur ini ada keterkaitan dengan adanya gross ton kapal dan arah milnya wilayah tangkapan kapal,” ucapnya saat berada di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Jum’at (11/03/2022).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Azi menerangkan, kapal-kapal yang beroperasi di laut Natuna dari mulai Pulau Subi, Serasan, sampai ke Pulau Laut, ada yang beroperasi jauh di bawah wilayah tangkap yang sudah ditentukan.

“Seharusnya nelayan dengan kapal diatas 30 GT beroperasi di atas 30 mil, tetapi di lapangan sering ditemukan di bawah 30 mil, bahkan ada yang dibawah 12 mil,” ucap anggota dewan dari Pulau Laut tersebut.

Apabila hal ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik horizontal antara nelayan lokal dan luar di perairan Natuna.

“Kita bukan menolak kehadiran nelayan luar, namun kita minta semuanya mentaati aturan yang telah ditetapkan, itu saja,” terang Azi.

Menyikapi hal tersebut Azi meminta pihak Kementerian KP, supaya terus melakuan pengawasan, tidak hanya melalui alat seperti satelit, akan tetapi patroli rutin juga harus sering dilakukan.

“Penegakan hukum bagi pelanggar juga harus tegas, supaya tidak ada lagi pelanggaran dikemudian hari,” tegas Azi.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.