Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki Nilai Pembangunan Jembatan Gantung Segeram Tak Urgen

Natuna (Ekspres.id) – Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki, menyoroti proyek infrastruktur jembatan gantung Segeram, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

Pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Segeram dan Seminte dengan panjang 84 meter tersebut dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, di kampung Segeram tidak dihuni banyak masyarakat, serta tidak dalam keadaan urgen.

Bahkan, proyek yang menelan uang negara sebesar Rp 6 milyar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2021 itu, diduga tidak masuk dalam usulan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna.

Tak hayal, jika proses pembangunannya tidak banyak diketahui oleh masyarakat dan instansi Pemerintahan setempat.

“Sesungguhnya banyak wilayah Kabupaten Natuna yang urgen untuk mendapat sentuhan pembangunan APBN, salah satunya seperti pembangunan pelabuhan rakyat Semente, Kecamatan Bunguran Batubi,” ujar Marzuki kepada awak media, Jum’at (04/02/2022) siang.

Lanjut Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, proyek APBN yang dinilai tidak tepat sasaran mesti ditinjau ulang oleh pihak-pihak terkait.

Menurutnya, apabila terus-menerus membangun tanpa memikirkan skala prioritas maka pembangunan itu mesti mendapat sorotan.

“Mesti jadi sorotan mulai dari alasan dibangun sampai berapa anggaran yang digelontorkan untuk jembatan tersebut,” pungkas Marzuki.

Sebelumnya, penggunaan jembatan gantung Segeram telah diresmikan oleh anggota Komisi V DPR RI, Cen Sui Lan, bersama anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Hadi Candra dan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, pada 04 Februari 2022 kemarin.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.