Babinsa Sedarat Baru Sosialisasikan Karhutla kepada Petani

Babinsa Sedarat Baru dari Koramil 03/Sedanau Kodim 0318/Natuna, Kopda Pamujiono, saat mensosialisasikan bahaya Karhutla kepada masyarakat Batubi.

Natuna (Ekspres.id) – Babinsa Sedarat Baru, dari Koramil 03/Sedanau Kodim 0318/Natuna, Kopda Pamujiono, kembali melakukan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaannya, Minggu (09/05/2021) siang.

Komsos tersebut di lakukan bersama Bajuri (49), warga Desa Sedarat Baru (SP 3) Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Bajuri merupakan salah seorang warga binaan dari Kopda Pamujiono, yang kesehariannya bekerja sebagai petani tradisional.

“Komsos kita lakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sebagai warga binaan, agar terjalin hubungan yang harmonis,” kata Pamujiono.

Dalam kesempatan itu, Pamujiono memberikan himbauan kepada para petani dan juga warga Sedarat Baru lainnya, agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang dapat merusak alam dan menyebabkan kabut asap.

“Jangan sembarangan membuang puntung rokok, karena saat ini sedang musim kemarau, takut menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,” pesan Babinsa.

Sang abdi negara itu juga tidak lupa untuk memberikan himbauan kepada masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama beraktifitas.

Sementara itu Bajuri mengaku senang dan berterimakasih kepada Babinsa, yang telah peduli dengan warga binaannya, tentang bahaya melakukan Karhutla serta pentingnya mentaati prokes, guna mencegah terjadinya paparan Covid-19.

“Saya merasa Babinsa sangat peduli dengan masyarakat. Mereka selalu memberikan himbauan yang bermanfaat kepada kami sebagai masyarakat awam. Sehingga kami mengetahui tentang hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ungkap Bajuri.

Hal senada juga di sampaikan Komandan Kodim 0318/Natuna Letkol (Arm) Asep Ridwan, SH.M.Han., bahwa membakar hutan dan lahan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan kerugian materil.

“Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar berhati-hati saat menyalakan api di sekitar hutan dan lahan. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari, akibat kelalaian kita sendiri. Makanya harus melakukan antisipasi dini, jangan sampai hal buruk menimpa kita,” pesan Dandim Letkol Asep Ridwan.

Bisa Harus Bisa
Dari Natuna untuk Indonesia

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.