Masyarakat Perbatasan Dukung Jemaja Dimekarkan menjadi Kabupaten

Tokoh masyarakat Jemaja, Wan Alfiar.

Natuna (Ekspres.id) – Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Indonesia. Ibu Kotanya adalah Tarempa. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2008, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Natuna.

Dengan semakin berkembangnya zaman dan semakin bertambahnya penduduk, maka Pemerintah Daerah mempunyai tugas yang cukup banyak dan berat.

Oleh karena itu ada beberapa hal yang kemudian masyarakat setempat mengajukan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), salah satunya masyarakat Anambas, khususnya masyarakat yang ada di daerah Jemaja. Mereka melihat peluang moratorium Pemerintah Pusat, dengan memberi celah terhadap pemekaran Kabupaten di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Demikian disampaikan oleh salah seorang masyarakat asal Jemaja, KKA, Wan Alfiar. Ia mengungkapkan, seiring dengan tujuan untuk memperpendek rentang kendali, muncul lah aspirasi untuk menjadikan Gugusan Kepulauan Anambas sebagai Daerah Otonomi sendiri, pisah dengan Kabupaten Anambas.

“Maka dari itu keinginan masyarakat Jemaja untuk menggapai impian yang selama ini sangat mengharapkan adanya pemekaran Kabupaten Jemaja,” ucap Wan Alfiar, Senin (15/02/2021) siang.

Pria yang saat ini bekerja di Kantor Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Natuna itu mengaku sangat setuju, jika Jemaja dapat dimekarkan menjadi sebuah Kabupaten sendiri. Hal ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat Jemaja.

“Kami selaku anak Daerah (Jemaja, red) yang berdomisli di Natuna, sangat mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru, sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 pasal 33-43,” tegas Wan Alfiar.

Jemaja, sambung lelaki yang juga merupakan Anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Natuna itu, merupakan Daerah yang sangat strategis, serta berhadapan langsung dengan Negara tetangga, yakni Malaysia. Jemaja juga berbatasan langsung dengan Laut Internasional.

“Jadi sudah sewajarnya Pemerintah memperhatikan agar keinganan masyarakat untuk menjadikan Jemaja sebagai sebuah Kabupaten sendiri, bisa segera terwujud,” tandas Wan Alfiar. (Budi Sianipar)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.