Kadisperindagkopum Natuna Agus Supardi Tutup Pelatihan Penyelenggaraan Kewirausahaan 2020

Foto bersama usai acara penutupan.

 

Natuna (ekpres.id) – Pelaksanaan rangkaian kegiatan pelatihan kewirausahaan Kabupaten Natuna tahun 2020 yang berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 9-11 Maret, resmi ditutup Kepala Disperindag Agus Supardi di Hotel Tren Central Natuna, jalan Pramuka Kecamatan Bunguran Timur,Rabu 11/03/2020 pukul 11:30 Wib.

Dalam Pidatonya, Supardi berpesan agar seluruh peserta dapat mempraktekkan materi yang di dapat dari Pemerintah yang disampaikan bapak Sananta selaku penguji materi dalam menjalankan usaha para peserta dan juga para pelaku usaha dapat memberi manfaat dari materi yang disampaikan, ucapnya.

” Kita telah melaksanakan pelatihan dari hari Senin, Selasa hingga Rabu, harapan saya kepada seluruh peserta pelatihan mampu menjalankan usaha , jadi semua tergantung pada diri kalian untuk mempraktekkan ilmu yang telah diperoleh berdasarkan kemauan dan disesuaikan dengan situasi kondisi di lapangan serta dipadukan dengan kemampuan keahlian bapak- Ibu sekalian, juga harus melihat potensi pasar.

Agus Supardi bersama Sunanta, selaku narasumber dari kegiatan tersebut.

Belajar sesuaikan dengan kesukaan masyarakat di lapangan dan kita harus fleksibel serta ada evaluasi kerja usaha, intinya semua itu tidak akan berhasil kalau kita tidak mulai lakukan rencana usaha.

Pemerintah Kabupaten Natuna serius untuk mengembangkan sektor ekonomi, karena tidak ada lagi untuk Pemerintah kabupaten penerimaan honorer, untuk itulah Pemerintah Pusat dan Daerah menggalakkan usaha mikro dan pelatihannya untuk bisa membuka lapangan kerja mandiri bagi para pelaku usaha serta mendongkrak roda ekonomi, jelas Supardi.

Kami juga dari dinas terkait sebagai penyelenggara giat pelatihan kewirausahaan, akan mendampingi saudara untuk mengajukan permohonan pinjaman modal kepada Pertamina melalui CSR bagi peserta yang mau dan nominal pinjaman tergantung pengusulan para peserta pinjaman modal.

Para peserta kegiatan saat mengikuti pelatihan kewirausahaan.

 

“Jadi tidak semata-mata hanya pelatihan kewirausahaan saja. Namun ada ruang dan waktu untuk para peserta pelatihan kewirausahaan mendapat suntikan modal jika mau mengajukan proposal pinjaman modal ke Pertamina CSR,” pungkas Supardi.

Adapun peserta dari 13 kecamatan di ikuti 32 orang peserta, dihadiri pejabat eselon 4 dan staf Kementerian Koperasi serta undangan lainnya.

Laporan : Budi Darma Sianipar

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.