Sepenggal Tulisan Anak Negeri di Perbatasan NKRI

Abdullah Lubis

Pribahasa lama berbunyi pengalaman merupakan sebuah guru berharga, perjalanan panjang sebuah pengalaman berorientasi menjadi sebuah sejarah. Ujung dan pangkal cerita pengalaman akan bermuara pada sisi substansinya beragam penilaian pendengar, pembaca dan penganalisis.

Prinsip pola pikir mencermati situasi dan kondisi, berasaskan faktualisasi pada tingkat argumentasi, domain pengalaman tersebut sebuah menjadi pembelajaran hidup memiliki artikulasi yang hakiki untuk sikap berbenah atau mensyukuri.

Kabupaten Natuna di pergulatan pembangunan yang telah menyandang kabupaten selama 20 tahun, mungkin dapat disimpulkan cambuk bagi semua pihak untuk memperhatikan dimensi status Natuna daerah terdepan, terluar dan tertinggal.

Bercermin dari seluruh kalangan jiwa intelektual bahkan figur-figur ternama berkunjung pasca melakukan kunjungan kerja belum lama ini, notabenenya rasa peduli tentang kondisi kabupaten Natuna.

“Alhamdulillah” fakta rentang Kalam pada alam, doa dan zikir bersama di masjid Agung berkumandang, bersimpuh tangan menengadah dan memohon pada keagungan Allah SWT. Lafaz doamu pak Menteri Polhukam bersama seluruh elemen pemerintahan dan elemen masyarakat. “Upaya kita berlindung dan berserah diri kepada sang ilahi”.

Alhamdulillah..doa dan zikir rasa puji dan syukur keihklasan, bertemakan “Dari Natuna Selamatkan Indonesia” tidak menutup kemungkinan kata kunci kekuatan bagi anak negeri menatap masa depan Natuna, selaras Nawacita Presiden Jokowi membangun di daerah perbatasan NKRI.

Perhatian dari bapak Presiden, menteri – menteri bahkan anggota DPR-RI yang telah berkunjung, penomena sebuah perhatian khusus pada negeri secuil diapit 7 negara.

Alhamdulillah..fakta julukan Laut Sakti Rantau Bertuah, Natuna merupakan Etalase pertama bagi negara republik Indonesia di daerah perbatasan yang terbentang luas laut Natuna Utara serta masyarakat nelayan yang tangguh, ucapan petinggi di telivisi.

Alhamdulillah…semoga kabar bukan sekedar kabar, “kabar angin yang hanya sekedar penyegar”. Hikmah dari segala kekuatan harapan masyarakat dan generasi bangsa agar Natuna di perhatikan sebagaimana semestinya.

“Natuna memiliki potensi Sumber Daya Alam Yang berlimpah”, jeritan anak negeri perubahan atas status daerah tertinggal semoga terealisasi” Amin.

 

Oleh : Abdullah Lubis, Pembina dan Penasehat PC Pemuda Muslimin Indonesia Natuna.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.