Masyarakat Tolak Keras, Natuna Jadi Tempat Karantina WNI dari Wuhan Cina

Ratusan masyarakat Natuna mendatangi kantor DPRD Natuna.

 

Natuna (ekspres.id) – Rencana kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan Cina ke Natuna untuk di Karantina selama 14 hari sebelum di pulangkan ke daerah mereka masing-masing, mendapat penolakan keras dari masyarakat.

Hal itupun jelas terlihat ketika rapat mendadak di Gedung Rapat DPRD Natuna, Jum’at 31/01/2020 pukul 23:00 Wib yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Natuna Andes Putra.

Ia menyampaikan bahwa ini murni kepedulian masyarakat karna konfirmasi evakuasi wni dari Wuhan Cina ke Natuna membuat gejolak di tengah-tengah masyarakat akibat penyakit/virus corona ini sangat berbahaya dan disini kita bersama mencari langkah atau solusi agar tidak terjadi kekisruhan atau hal-hal yang tidak di inginkan,ucap Andes.

Di tempat yang sama Sekda Natuna Wan Siswandi menjelaskan, bahwa rencana dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan bahwa Natuna menjadi tempat karantina secara mendadak dan tidak ada rencana sebelumnya, namun intruksi dari Menteri Kesehatan untuk membuat Natuna jadi Karantina WNI dari Wuhan Cina selama 14 hari,Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal telah menyampaikan penolakan masyarakat melalui telepon selulernya kepada Menteri Kesehatan, namun pihak Kementerian Kesehatan tetap menetapkan Natuna sebagai tempat karantina, bahkan sudah cek lokasi di stengar.

Namun kita semua disini untuk mendengar pendapat saudara keseluruhan khususnya masyarakat Natuna serta mencari solusi terbaik untuk keamanan dan kenyamanan bersama dengan harapan semua berjalan kondusif,tutup Siswandi.

Hadir disana, DPRD, FKPD, Ormas, Tokoh masyarakat dan Masyarakat Natuna.

Laporan : Budi Darma Sianipar

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.