Kemendagri Tingkatkan Kesadaran Bela Negara di Natuna, Salah Satu Daerah Perbatasan

Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti, bersama Dirjen Polhum Kemendagri RI, Didi Suryana.

 

Natuna (ekspres.id) – Kontestasi Pemilu 2019 telah usai di laksanakan oleh seluruh Rakyat Indonesia sebagai salah satu Bangsa Demokrasi terbesar di Dunia dengan kisaran 250 juta jiwa Penduduk dan memilih langsung Presiden dan Wakil Presidennya.

Pesta Demokrasi itu pun menuai titik sukses penyelenggaraannya yang di motori oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun tidak sedikit juga menyisakan rasa pilu.

Bentuk rasa pilu itu terlihat jelas diberbagai Daerah hingga Ibu Kota, ada demontrasi, sengketa Pemilu, hingga selogan kecurangan, ketika tidak bisa menerima hasil Pemilu sesuai dengan keinginan mereka.

Ironisnya, rasa kecewa pun berubah menjadi huru-hara, alih-alih demonstrasi menyampaikan kebebasan berpendapat, namun yang terjadi kebablasan dan anarkisme.

Kerusuhan pun terjadi di berbagai Penjuru tanah air hingga memakan korban jiwa, salah satu nya Papua Barat tersulut kemarahan dengan berita hoax dan propaganda.

Cerminan ini menunjukkan seakan minim nya moral Bangsa Indonesia, kritis nya moral Pancasila, hilang nya semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta pudar nya semangat persatuan azas Berbangsa dan Bernegara.

Menyikapi hal ini, Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri) RI bersama Direktorat Bina Ideologi Karakter dan Kebangsaan Negara beserta Direktorat Jenderal Politik Pemerintahan Umum, Mensosialisasikan Kesadaran Bela Negara di Kabubaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui jajarannya. Natuna sendiri merupakan salah satu daerah yang berada didaerah Perbatasan NKRI.

Forum Dialog Kesadaran Bela Negara dengan tema Meningkat kan Semangat Bela Negara Untuk menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI di Wilayah Perbatasan, secara langsung dibuka, Wakil Bupati Natuna, Ngesty Yuni Suprapti di Gedung pertemuan Natuna Hotel, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (07/10/2019) pagi, sekitar pukul 9:00 Wib.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, mengucap Syukur kepada Allah SWT atas kondisi Natuna sampai saat ini dalam situasi Aman dan kondusif, serta pernyataan maaf atas ketidak hadiran Bupati Natuna, berhubung Beliau kunjungan kerja keluar Daerah.

“Bapak Bupati nitip salam, bahwasannya beliau tidak bisa hadir, karena sedang melaksanakan kegiatan Dinas diluar Kota,” ucap Ngesti.

Ngesti berpesan kepada seluruh peserta dan Masyarakat Natuna, selalu menjaga keamanan dan siap Bela Negara dari gangguan segala aspek kehidupan yang merongrong ke utuhan NKRI.

Sambutan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti.

“Kita menyadari isu belakangan ini akan paham radikalisme yang mengancam kedaulatan Bangsa, dan amanah Presiden Republik Indonesia dalam menjaga persatuan untuk kelangsungan Bangsa dan Negara Indonesia,” katanya.

“Mari kita hidup kan budaya di landasi siraman rohani, yang mulai hilang dari kehidupan Bangsa kita, junjung lah Negara sebagai rasa tanggung jawab, hidup kan rasa Nasionalisme, serta kultur Bangsa dalam butir Pancasila,” pungkas Ngesti.

Dalam kesempatan yang sama, Didi Suryana, SE, MM, selaku Dirjen Polhum Kemendagri menyampaikan, pentingnya rasa Nasionalisme dan meninggalkan paham Prudalisme yang bertentangan dengan azas Negara kita, serta menjunjung tinggi moral Pancasila dan Etika berbangsa serta patuh kepada UUD1945, dan sadar serta berkewajiban Bela Negara yang di tuangkan dalam UUD, 1945 pasal 27 ayat 3 sebagai dasar Forum Dialog kita saat ini.

“Ada 4 dasar bela Negara, UUD1945, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila dan NKRI, menjadi kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia dalam berbangsa di kehidupan sehari hari, demi kelangsungan kontitusi kita, Demokrasi beradab untuk kehidupan kita hari ini dan generasi yang akan datang,” ucap Didi Suryana di hadapan 70 peserta Bela Negara.

Di penghujung acara, penyampaian material oleh Kepala Bakesbangpolda Natuna, Drs. Muhtar Acmad dan siraman rohani dari, H. Tirtayasa Al Hafiz, S. Ag, Imam besar Masjid Agung Natuna.

Hadir disana, Direktorat Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, OPD, TNI, POLRI, Tokoh Masyarakat,kader bela Negara, Bakesbang, OKP, Tokoh Agama, Tokoh wanita dan tamu undangan lainnya.

Laporan : Budi Darma Sianipar

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.